A Crocodile Needlefish aka Houndfish (Tylosurus crocodilus) catches a smaller fish in its sharp teeth in the crystal clear waters of the Java Sea, in the Thousand Islands Marine National Park, Indonesia. (via: EcoVision)
(Photo: Barbara Walton/EPA)
Apakah ada yang melihat ini di pulau Pari kemarin??
Source: rhamphotheca
Oh my beautiful mother, she told me “Son, in life you gonna go far. If you do it right, you’ll love where you are. Just know, wherever you go, you can always come home.”
93 Millions miles - J.M.
Begitu pertama kali gw denger lagu ini beberapa bulan lalu, entah kenapa kok rasanya pas banget. Sebentar lagi kuliah selesai. Perjalanan terjauh sendirian gw pun bakal terjadi. Bali+Lombok. ini baru pertama kalinya gw pergi sejauh itu sendirian. Literally, sendirian. Setelah ini pun, masih ada (insyaallah) 1 tahun lagi kuliah dan kemudian lulus. Dan yang namanya perjalanan hidup itu akan terus berjalan.
Entah akan sejauh apa, sebahaya apa perjalanan itu, tapi yang jelas tidak akan mudah. Yang pasti, sesuai dengan lagu ini, dimanapun kita berada, kita selalu bisa pulang ke rumah. Cause home is the best place that u ever had….
Seseorang pernah bilang, masa depan itu harus dirancang. Kita adalah arsitek untuk masa depan kita sendiri. Tapi banyak diantara kita yang hanya merancang seperti benar-benar seorang arsitek (bukan maksud menyindir temen2 yang arsi yaaa ;) )
Arsitek itu pandai merancang, memperkirakan dan bermimpi seperti apa bangunan yang akan ia buat nantinya. Mulai dari struktur pondasi, tiang, bentuk pintu, jendela, atap, bahkan warna cat. Tapi apakah bangunan itu ia yang mendirikan? setau gw sih bukan. Tetep aja kontraktor yang mengerjakan itu semua. Kalau levelnya bukan bangunan mewah, ya brarti yang bangun tukang bangunan.
Setiap orang pasti punya harapan dan cita-cita. Saat ini kita lagi giat-giatnya mendesain masa depan kita. Mulai dari bikin rancangan TA, target lulus, keinginan mau kerja dimana atau kuliah lagi, nikah kapan, punya anak berapa, namanya siapa, punya bisnis apa untuk dihari tua nanti, bahkan mungkin udah punya rencana mau dikubur dimana..
TAPI SEJAUH APA KITA UDAH USAHA BUAT RENCANA ITU SEMUA??
Untuk kehidupan kita sendiri, mestinya kita ini juga merangkap jadi tukang bangunan. Orang yang berusaha membangun sendiri bangunan yang kita mau, ga cuma ngerancang aja. Kalo punya mimpi, ya dikejar lah. Jadiin kenyataan. Mungkin cuma level tukang bangunan, tapi harus bisa bangun gedung tinggi pencakar langit. Dan semua itu ga mungkin tercapai kalo saat ini mulai belajar bikin pondasi aja gamau.
Ayolah teman-teman yang pengen punya masa depan, pikirkan, dan do ONE thing for your future!! Setiap langkah itu bisa membawa kita ke arah yang lebih baik kok.
*mong naon sih aing!* *nyemangatin diri sendiri*
Bila Tuhan membahagiakanmu, berarti Dia membahagiakan dua orang. Satu, kamu yang bahagia. Satu lagi aku, yang melihatmu bahagia.– (via karizunique)
(via aramintasetyawati)
Source: karizunique
Awalnya bakal dipikir gampang aja menghandle perasaan saat dia bilang dia mau berangkat TA ke Kalimantan,
Terus nya ternyata gak segampang itu,
1. Kadang beberapa saat susah sinyal, apalagi saat dia harus pergi ke tempat yang jauh lebih dalam (jauh dari tempat manusia)
2. Ya, Long “Lumayan”…
sedih loh kak baca ini….
Source: bambangunyu
My Brother Said..
Ujian dari Allah itu ga cuma pas lagi sakit, kena musibah, atau kesulitan aja. tapi semua rezeki dan kesenangan yang dikasih buat kita itu juga ujian buat kita. Allah menguji apakah kita ini adalah orang yang mampu bersyukur. Banyak orang meminta, tapi tak pandai bersyukur. Semakin kamu dikasih rezeki dan kemudahan, maka kamu juga harus semakin bisa bersyukur dan lakuin apa yang Allah suruh.
Iya, mas. Aku ngerti sekarang…
Sungguh! gw cuma pengen cerita, tapi entah sama siapa. gw udah cerita sama ibu, tapi yaaa gw merasa belum puas. Gw pengen nulis.
Entah kenapa gw merasa ini semua terlalu ajaib. jujur, ini semua memang berawal ketika sesuatu itu berakhir.. Di pertengahan tahun 2011, gw memutuskan apa yang akan gw lakukan ketika lulus kuliah nanti, kuliah lagi. Gw pengen banget bisa dapet beasiswa di Belanda. Tapi gw dihadapkan sama beberapa kenyataan sulit. 1, IP gw belum cukup untuk mengajukan scholarship itu. 2, sepertinya gw kehilangan kemampuan berbahasa inggris gw (ini sedih banget lho!). 3, ga ada beasiswa untuk FRESH GRADUATE untuk ke Belanda. Harus bekerja di sebuah instansi apapun dengan minimal waktu 2 tahun dan masih terikat kerja ketika studi ke Belanda.
Tiga hal ini benar-benar membuat gue pasrah untuk bisa dapetin beasiswa itu. Yang seperti biasa gw lakukan adalah pasrah… mimpi itu tetap ada dalam frame di otak gw, tapi gw ga menjadikan itu sebuah keharusan dalam hidup gw kelak.
Tapi apa yang terjadi, segalanya itu sedikit berubah ketika kepasrahan gw muncul. mungkin untuk poin kesulitan yang 1 dan 2 belum ada solusi, tapi poin ketiga cukup ada titik terang untuk gw.
Beberapa bulan yang lalu, banyak keajaiban yang terjadi sama hidup gw. Dimulai dari akhirnya gw bisa menentukan apa yang akan gw lakukan untuk lulus S1 ini. Lalu gw diterima di tempat KP yang gw inginkan. Diterima di tempat KP ini bener2 tanpa ada halangan sedikitpun bwt gw. Semuanya lancar. dalam waktu 1 minggu dari hari ke-0 gw apply, gw udah diterima, dapet dosen pembimbing disana dan judul apa yg akan gw kerjakan nanti.
Ga berhenti disitu, insipirasi tentang penelitian yg akan gw lakukan juga tiba2 mengalir deras. bahkan bener2 kepikiran kalau gw punya kesempatan sekolah sampai tingkat Doktor, apa yg akan gw lakukan hingga tahap itu. Dan lagi-lagi, Allah memberikan kemudahan buat gw. Hasil browsing di internet membawa gw ke sebuah profil Doktor bernama Dwi Eny Djoko Setyono, satu-satunya profesor dalam hal Abalon di Indonesia. Berkat saran dari Bu Ayda (dosen gw yg Insyaallah akan jadi dosen pembimbing gw sampai gw lulus nanti), gw menghubungi profesor tersebut via email. dan, VOILA!! si profesor itu ngajak ketemu dan mau ngasih copy artikel semua hasil penelitiannya dia. Tak kurang, beliau mengirimkan gw 2 buah buku karyanya dia berisi segala hal tentang Abalon di Indonesia. Untuk buku ini gw bayar sih, tapi gw butuh banget buku ini karena ga dijual juga di toko buku. Bulan April ini, gw dan beliau merencanakan untuk ketemu di Jakarta, dan bulan Juni nanti, gw Insyaallah akan main ke Lab nya dia di Lombok.
Subhanallah….
Belum selesai, perihal bekerja selama 2 tahun, beberapa minggu yang lalu, Bu Ayda menawarkan gw sebuah pekerjaan. Ga jauh dari pekerjaan gw setahun terakhir di SITH sih, jadi asisten praktikum. Tapi praktikum yang ini agak berbeda. Bedanya adalah praktikannya. Yg praktikum bukanlah mahasiswa junior, atau anak SMA. Tapi mahasiswa D4 alias guru-guru biologi dari SMA-SMA se Indonesia yang akan mengajar di sekolah RSBI (Rintisan Sekolah Berbasis Internasional). Gw sendiri ga yakin bisa ngejalanin pekerjaan yg satu ini dengan benar, tapi tidak dengan Bu Ayda, dia percaya kalo gw dan teman-teman lain yang ikut di pekerjaan ini pasti bisa jadi asisten yang baik. Waktu kerjanya ga enak sih, setiap hari minggu dari jam 08.00 - 11.00. TAPIIII… yang membuat gw seneng adalah, karena pekerjaan ini gw bisa dapet CV lagi. Itu artinya gw punya kesempatan untuk dapetin beasiswa ke Belanda itu lagii…
Yang bisa gw lakukan sekarang hanyalah bersyukur dan terus bersyukur. Allah udah ngasih gw kemudahan sebanyak ini. Dari semua ini tujuan gw cuma 1 kok, gw mau ngebuat Ibu gw bisa bangga sama anak-anaknya, terutama gw. Ya Allah, berikanlah umur yang panjang untuk ibuku sehingga aku bisa membuatnya lebih bahagia dari sekarang ini. Aamiin.
:’)
Ya„ air mata mengalir sejenak pas ngetik paragraf terakhir itu..
9gag:
Source: 9gag
pagi2.. kok bikin laper ya…
Source: lveats
Malem ini, dikala gw lagi belajar buat UTS biper, tiba2 gw kepikiran kulap biper bulan April nanti. Ga kerasa itu adalah momen kebersamaan terakhir bareng biologi 09 dalam sebuah naungan akademik di tengah lapangan. Seketika setelah itu gw membuka album-album yang isinya foto-foto kulap dari jaman biosis di semester 3, maen ke balitsa sama amazing farm di semester 4, dan serentetan kulap proeko di semester 5. Ya, gw kangen itu semua..

Gw kangen bau tanah, dinginnya udara di malam hari di lereng lembang, lembabnya hutan pinus, panasnya padang savana, berlumpurnya mangrove, beceknya tanah rawa, suara serangga yang serentak berbunyi ketika serombongan manusia masuk kehutan, dan masih banyak lagi yang lain. Gw jg kangen nyebur ke laut yang ga keliatan dasarnya di kedalaman berapa, terhuyung-huyung ombak sampe mabok, kemasukan air laut ke mulut lewat snorkle yang bikin mulut kering, sampe ngoleksi teripang yang bertebaran di padang lamun.
Gw ngerasa jenuh sama kegiatan semester ini yang hanya berkutat di laboraturium. Parahnya lagi gw ga ngambil kuliah pilihan yang berhubungan sama lapangan semester ini. Selain karena itu bukan ke-fokus-an gw di bidang biologi, gw jg ga bisa lagi ngambil matkul pilihan di semester ini. Ahhh. suka kesel sendiri.
Gw jg kangen sama kelompok yang ini..

Like there is no better teamates like this one :’) (sissy sama pajar ikutan gapapa lah yaa!)
Rasanya seperti ingin lari jauh untuk beberapa hari. Mencium pasir pantai, mengendus bau perapian, menikmati tetesan air hujan. Semuanya ini melelahkan, tapi kesenangan yang entah kenapa memiliki sensasi luar biasa.
Ketika gw menginjakkan kaki di alam bebas lagi suatu saat nanti, 1 hal yang akan pertama kali gw tanyain. “Apa kabar?”
p.s Ga kerasa ngetik ginian aja abis 40 menit untuk berimajinasi.
p.p.s Kelompok 1 proeko, ayolah dijadiin project runaway kita!
p.p.p.s Alhamdulillah, atas semua kesempatan yang telah Kau berikan :)